
PILARINDONESIA.ID – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Hidayatul Ahsaniyah, mengadakan market day. Kegiatan ini merupakan bagian dari penerapan kurikulum merdeka dengan mengisi kegiatan pada semester 1 bagi para peserta didik, salah satunya yaitu Market Day.
Mareket Day atu yaumul tijaroh merupakan kegiatan belajar membuat dan menjual berbagai hasil karya peserta didik dengan pendampingan dan bimbingan orang tua, utamanya dalam hal kreasi makanan dan minuman. Market Day ini di laksanakan dengan tujuan untuk mendidik peserta didik mengembangkan jiwa entrepreneur sekaligus penguatan karakter siswa dalam bidang kewirausahaan dan marketing (10/12/25).
Kepala Madrasah Ibtidaiyah, Al Hidaytul Ahsananiyah, Ustadz Hunaevi Sanusi, mengatakan, bahwa Kegiatan Market Day diselenggarakan sebagai bentuk perwujudan dan aplikasi penguatan pendidikan karakter di madrasah. Ada nilai religius, kemandirian dan gotong royong. Dari nilai religius, siswa dilatih untuk melakukan nilai-nilai kejujuran dalam proses jual beli sampai dengan laporan perolehan hasil. Wujud sikap mandiri dan gotong royong yaitu anak-anak diberi kebebasan untuk mempersiapkan lapak, memilih dan menjajakan barang dagangannya.

“Manfaat dari kegiatan market day sangat banyak, selain sebagai penanaman pondasi yang baik, selama ini anak-anak sudah mendapatkan teori menjadi pedagang yang baik, hari ini mereka mempraktekannya, yang kedua memperkuat matematika yang kuat dalam transaksi antara penjual dan pembeli, manfaatnya sangat luar biasa, karena dalam jual beli adalah ibadah kepada Allah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ustadz Hunaevi juga, berharap, semoga dengan melakukan giat market day akan lahir pengusaha atau pedagang yang sesuai dengan ajaran islam.
“Dari sini muncul generasi-generasi yang jadi pengusaha atau pedagang yang tidak lepas dari ajaran ekonomi islam,” jelasnya.Dirinya juga mengatakan, pemilihan menu makanan dan minuman, serta konsep pemasaran dan manajemen usaha, diserahkan semuanya kepada siswa dengan arahan dari wali kelas masing-masing. Peserta didik diberi keleluasaan menggunakan lingkungan sekolah yang berupa halaman madrasah sebagai lokasi tempat membuka usaha mereka dalam acara Market Day tersebut.
Adapun hal yang menarik pada market day kali ini yaitu,para siswa dan peserta sangat antusias dalam melakukan transaksi jual beli.Halaman madrasah yang biasanya sepi pada saat jam pembelajaran dirubah menjadi lapak-lapak seperti pasar tradisional dengan patokan kisaran harga mulai dari Rp 1000 hingga Rp 5ooo, dalam market day kali ini, tidak hanya makanan dan minuman saja, bahkan ada hasil kerajinan tangan seperti, ganci atau gantungan kunci dan lain-lain.
Dalam market day kali ini, pihak sekolah juga memberikan reward dengan dua kategori, yakni, stand kelas terkreatif dan terkompak. Untuk kategori kelas terkreatif di raih oleh kelas dua sedangkan kategori kelas terkompak diberikan kepada kelas lima. (dhit)
