
PILARINDONESIA.ID – Anggota DPRD Jawa Barat, Lilis Nurlia, mengatakan bahwa keberadaan sekolah tingkat atas (SMA) di Jawa Barat belum memadai jika dibandingkan dengan keberadaan gedung sekolah tingkat SMP. Hal ini menyebabkan tiap ada kelulusan, siswa SMP yang baru lulus tidak tertampung untuk masuk ke SMA Negeri.
“Keberadaan SMA Negeri masih menjadi yang dicari warga untuk menyekolahkan anaknya. Namun, karena kurangnya gedung, banyak siswa yang tidak bisa diterima,” ujar Lilis Nurlia, politisi PKS dari Dapil Jabar 8 (Kota Bekasi-Kota Depok).
Lilis Nurlia yang duduk di Komisi 5 DPRD Jabar meminta Gubernur Jawa Barat untuk menambah gedung baru untuk tingkat SMA.
“Karena SMA berada di bawah pemerintah provinsi, maka kami meminta gubernur untuk segera menambah gedung SMA agar kebutuhan pendidikan masyarakat dapat terpenuhi,” tegasnya.
Ia, juga mengatakan , usulan penambahan gedung SMA kerap disampaikan warga saat ada momen bertemu dengan warga seperti, reses, dialog wakil rakyat ataupun pengawasan penyelenggara pemerintah.
“Setiap kita bertemu dengan masyarakat, usulan penambahan sekolah SMA selalu menjadi topik yang dibicarakan. Mereka ingin anak-anak mereka bisa bersekolah di SMA Negeri yang berkualitas,” ujarnya.(fie/adv)
