
PILARINDONESIA.ID – Anggota DPRD Jawa Barat, Hj. Lilis Nurlia, mengimbau masyarakat yang kembali ke Kota Bekasi setelah mudik Lebaran untuk tidak mengajak saudara tanpa perencanaan yang matang. Menurutnya, fenomena pemudik yang membawa atau mengajak saudara perlu disikapi dengan bijak, tidak hanya soal mobilitas, tapi juga kesiapan kota dalam menampung penduduk baru.
“Silaturahmi dan niat mencari penghidupan yang lebih baik adalah hal yang wajar, tapi perlu diingat bahwa setiap daerah memiliki daya dukung terbatas, baik dari sisi lapangan kerja, hunian, hingga layanan publik,” kata Lilis, saat dihubungi pilarindonesia.id. rabu (1/4/2026)
Kota Bekasi terbuka bagi siapa saja yang ingin datang dan berkontribusi secara positif. Namun, Lilis mengimbau agar masyarakat yang kembali dari mudik memastikan bahwa saudara yang diajak sudah memiliki kejelasan tujuan, keterampilan, atau jaminan pekerjaan, sehingga tidak menambah beban sosial di kemudian hari.
Pemerintah juga perlu memperkuat pendataan penduduk pendatang, meningkatkan koordinasi hingga tingkat RT/RW, serta memastikan pembinaan dan pemberdayaan bagi warga baru agar bisa mandiri. Dengan demikian, Kota Bekasi dapat menjadi kota yang lebih sejahtera dan harmonis bagi semua warganya.
Untuk diketahui, Hj. Lilis Nurlia, adalah anggota DPRD Jawa Barat dari daerah pemilihan (dapil 8) yang meliputi Kota Bekasi dan Kota Depok, dan saat ini duduk di Komisi 5, adalah politisi asal Partai Keadilan Sejahtera. Dengan pengalaman dan posisinya, Lilis terus berupaya memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan kota yang lebih baik. (adv/dhit)
