
PILARINDONESIA.ID – Menko Infrastruktur AHY Tinjau Langsung TKP dan RSUD Chasbullah Abdul Madjid(CAM) Kota Bekasi. Korban luka-luka capai 88 orang, masih dirawat intensif. Korban tabrakan KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 103 orang. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat mengunjungi tempat kejadian perkara dan RSUD Chabullah Abdul Majid (CAM) Kota Bekasi, Rabu (28/4/2026).
Dari total 103 korban, sebanyak 15 orang dinyatakan meninggal dunia dan 88 orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban luka saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD CAM dan sejumlah rumah sakit rujukan di Bekasi.
“Atas nama pemerintah, kami menyampaikan duka cita mendalam untuk keluarga korban. Kami pastikan penanganan korban dan investigasi berjalan maksimal,” tegas AHY di hadapan awak media.
Rabu sore.AHY menyebut pemerintah akan membentuk tim investigasi gabungan dari Kemenhub, KNKT, dan PT KAI untuk mencari penyebab pasti kecelakaan. Ia juga meminta PT KAI dan KCI memberikan santunan penuh kepada seluruh korban.
“Prioritas utama saat ini adalah penanganan korban dan keluarga korban. Jangan sampai ada yang terbengkalai,” ujar Menko AHY.
Pantauan di lokasi, tim gabungan Basarnas, PMI, dan BPBD Kota Bekasi masih melakukan evakuasi dan pendataan. Jalur KRL Bekasi-Jakarta untuk sementara dialihkan. Pihak RSUD CAM Kota Bekasi menyatakan telah mengerahkan seluruh dokter dan tenaga medis untuk menangani korban.
“Kami siagakan IGD dan ruang operasi 24 jam,” kata Direktur RSUD CAM.
