Pemkot Bekasi Bangun Perpustakaan Inklusif Berbasis Teknologi, Target Rampung 2028

Gedung Perpustakaan Kota Bekasi yang tengah dalam tahap renovasi. Pemerintah Kota Bekasi menargetkan perpustakaan ini rampung 2028 dengan konsep inklusif, ramah disabilitas, dan berbasis teknologi

PILARINDONESIA.ID, (BEKASI) – Pemerintah Kota Bekasi memastikan pembangunan Perpustakaan Daerah akan mengusung konsep inklusif dan berbasis teknologi. Fasilitas bagi penyandang disabilitas menjadi perhatian utama dalam proyek yang ditargetkan rampung pada 2028.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan gedung perpustakaan baru nantinya akan dilengkapi lift, jalur khusus penyandang disabilitas, hingga koleksi buku braille. Tujuannya agar seluruh masyarakat bisa mengakses layanan perpustakaan dengan mudah.

“Untuk penyandang disabilitas nanti akan kami siapkan lift, jalur khusus, termasuk buku-buku braille dan berbagai kebutuhan lainnya,” ujar Tri, Jumat (10/7/2026).

Ada Studio Animasi hingga Working Space.

Selain ramah disabilitas, perpustakaan juga akan dikembangkan sebagai ruang belajar sekaligus ruang kreatif masyarakat.

Menurut Tri, berbagai fasilitas modern akan dihadirkan. Mulai dari studio animasi, ruang audio visual, area interaktif anak, hingga working space dengan jaringan internet.

“Konsepnya bukan hanya tempat baca buku. Tapi juga jadi pusat kreativitas dan ruang publik warga Bekasi,” katanya.

Tri juga menegaskan masyarakat masih punya kesempatan memberikan masukan terkait desain maupun fasilitas. Sebab, proyek saat ini masih berada pada tahap perencanaan.

“Yang lebih baik adalah ketika masyarakat ikut serta dalam proses perencanaan. Nanti kami akan mendengar, membaca masukan tersebut, lalu mengimplementasikan dan mewujudkannya,” tandasnya. (dhit)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *