
Bank Sampah Wahana Hijau Lestari RW 05 Kelurahan Jatisari yang Berdiri Sejak Januari 2026, Kini Sudah Memiliki Sebanyak 76 Nasabah, Pengurus Terus Berupaya Menambah anggota
PILARINDONESIA.ID, (BEKASI)- Bank Sampah Wahana Hijau Lestari Blok S RT 016 dan RT 017 RW 05 menggelar pertemuan evaluasi akhir tahun dan sosialisasi program di Rumah Kebun pinggir kali, Ahad (1/6/2026). Kegiatan yang dihadiri 76 nasabah itu menghasilkan tiga kesepakatan penting untuk memperkuat kebersamaan warga.
Pertemuan dipimpin oleh Ketua RT 016 Efendi Lubis dan Ketua RT 017 Pak Cipto bersama jajaran pengurus Bank Sampah Wahana Hijau Lestari, Tri dan Muklis.
Yang membedakan penimbangan kali ini dengan biasanya adalah proses kebersamaannya. Jika biasanya warga datang membawa barang bekas ke Bank Sampah, ditimbang, dicatat, lalu pulang, namun kali ini warga berkumpul terlebih dahulu, ngopi-ngopi untuk membahas kesepakatan bersama.

Dalam sambutannya, Efendi Lubis menekankan bahwa Bank Sampah bukan sekadar soal ekonomi, melainkan wadah kebersamaan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Jangan hanya uang, tetapi lebih utama kebersamaan,” ujar Efendi Lubis di hadapan warga.
Dalam musyawarah tersebut, warga menyepakati tiga poin utama:
1. Pencairan tabungan sampah dilakukan setahun sekali
2. Penimbangan sampah dilaksanakan rutin 2 bulan sekali.
3. Pembentukan Grup WhatsApp untuk transparansi informasi dan laporan keuangan.
Jenis sampah yang diterima meliputi kertas, kardus, botol plastik, minyak jelantah, dan buku bekas.
Salah satu nasabah, Mela, mengatakan dengan adanya Bank Sampah di wilayahnya, rumahnya jadi lebih bersih dan tidak ada lagi barang bekas yang berantakan. Mela yang mengaku sudah menjadi anggota sejak Bank Sampah berdiri merasakan manfaat langsung dari program tersebut.
“Dengan adanya Bank Sampah di wilayah kami, rumah jadi lebih bersih, tidak ada lagi barang bekas yang berantakan,” kata Mela.
Ditempat berbeda, Ketua RW 05 Jatisari, Sarmin Saputra mengatakan, keberadaan Bank Sampah Wahana Hijau Lestari cukup membawa perubahan dalam hal kebersihan lingkungan dan keguyuban warga.
“Selain ada nilai ekonomi, keberadaan Bank Sampah Wahana Hijau Lestari juga dapat mempererat silaturahmi antar warga, dan Bank Sampah ini merupakan salah satu program dari Walikota Bekasi,” kata Sarmin Saputra. (Dhit)
