
PILARINDONESIA.ID, (JAKARTA) -Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Lilis Nurlia, menegaskan pentingnya pengawalan terhadap rencana pembentukan Holding BUMD Perseroda PT Sanggabuana Provinsi Jawa Barat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Kerja BAPEMPERDA DPRD Jabar bersama Bina Asta Cita Centre di Jakarta, Rabu,(23/07).
Dalam rapat tersebut, dibahas Naskah Akademik sebagai dasar pembentukan holding yang diharapkan mampu mengintegrasikan BUMD milik Pemprov Jabar agar lebih profesional dan berdaya saing.
“Pembentukan PT Sanggabuana ini harus kita kawal bersama. Kami ingin BUMD ini dikelola secara profesional, transparan, dan benar-benar memberikan kontribusi untuk peningkatan PAD serta kesejahteraan masyarakat Jawa Barat,” ujar Hj. Lilis Nurlia.

Ia menambahkan, keberadaan holding BUMD ini juga harus menjawab tantangan efisiensi dan tata kelola yang akuntabel. Fraksi PKS DPRD Jabar, kata dia, akan terus mengawasi agar tujuan pembentukan holding tidak melenceng dari kepentingan rakyat.
Hadir dalam rapat tersebut jajaran BAPEMPERDA DPRD Provinsi Jawa Barat dan tim dari BA Center. Diskusi berlangsung konstruktif dengan fokus pada penguatan regulasi, struktur kelembagaan, hingga dampak ekonomi bagi daerah.
Dengan adanya holding ini, diharapkan BUMD-BUMD di Jawa Barat dapat bersinergi, menghindari tumpang tindih, dan lebih fokus pada pelayanan publik serta pengembangan ekonomi daerah. (Dhit)
