
PILARINDONESI.ID, (BEKASI)– Cabang olahraga (cabor) gulat Kota Bekasi membidik enam medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Target tersebut menjadi acuan bagi para atlet yang kini berjuang melewati babak penyisihan hingga semifinal.
Sekretaris Umum (Sekum) Cabor Gulat Kota Bekasi, Deden Tirtajaya, mengatakan target enam emas ditetapkan berdasarkan perhitungan dan potensi atlet yang dimiliki. Meski demikian, peluang untuk melampaui target tetap terbuka, bergantung pada hasil pertandingan di lapangan.
“Kalau berbicara target di atas kertas, angka kita enam emas. Tetapi, ada juga target di luar perhitungan itu yang bisa lebih tinggi. Kita lihat nanti bagaimana hasilnya di lapangan,” kata Deden, Selasa (3/11/2026).
Menurut Deden, persaingan cabor gulat berlangsung di sejumlah nomor, baik gaya bebas maupun Greco-Roman untuk putra dan putri. Sejauh ini, atlet Kota Bekasi mulai menunjukkan hasil positif dengan sejumlah pegulat berhasil melangkah ke babak semifinal.
Di fase krusial ini, ia meminta atlet untuk menjaga konsentrasi dan tidak terpengaruh hal-hal di luar pertandingan.
“Pesan saya sejak awal, atlet harus tetap fokus. Sekarang mereka sudah berada di atas mstras, jadi tidak boleh memikirkan hal lain selain bertanding yang terbaik” ujarnya.
“Terus terang, perak dan perunggu bukan target utama kita. Kami ingin mengejar emas sebanyak mungkin. Karena itu, setiap atlet harus berjuang maksimal di setiap pertandingan,” tegasnya.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa, Deden ini mengakui pembinaan atlet masih dihadapkan pada keterbatasan venue latihan berstandar di Kota Bekasi, khususnya untuk cabang bela diri.
Meski begitu, keterbatasan tersebut bukan menjadi alasan untuk menurunkan target prestasi. Bahkan, atlet harus menjalani pemusatan latihan di luar kota untuk mendapatkan fasilitas yang sesuai standar kompetisi.
“Memang kami akui, venue latihan berstandar di Kota Bekasi untuk bela diri masih minim. Tapi itu bukan kendala utama. Atlet tetap kami siapkan maksimal,” kata Deden.
Ia pun menaruh harapan agar ke depan Kota Bekasi bisa memiliki venue latihan berstandar sehingga pembinaan bisa berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
“Harapannya ke depan ada venue berstandar di Kota Bekasi. Kalau itu terwujud, pembinaan akan jauh lebih maksimal dan prestasi gulat serta cabor bela diri lainnya bisa terus meningkat,” pungkasnya.
Untuk diketahui,Pada Porprov sebelumnya yakni Porprov tahun 2022, Kota Bekasi hanya menurunkan atlet di enam nomor pertandingan, namun mampu membawa pulang satu medali emas dan tiga medali perak. (Dht
