Peringati Hari Kartini, SMPN 30 Kota Bekasi Gelar Lomba Tari Tradisional ,Tanamkan Cinta Budaya Sejak Dini

Peserta lomba tari tradisonal smp Negri 30 dalam rangka peringat hari RA Kartini

PILARINDONESIA.ID Semangat Kartini tak hanya soal emansipasi, tapi juga merawat akar budaya bangsa. Hal itu yang ditunjukkan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 30 Kota Bekasi.

Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April, sekolah yang berlokasi dik kampung kebantenan Jatiasih,Kota Bekasi ini menggelar Lomba Tari Tradisional Antar Kelas, Selasa (21/4/2026).

Dipilihnya tarian tradisional sebagai mata lomba bukan tanpa alasan. Ini adalah ikhtiar sekolah untuk menjaga eksistensi kebudayaan lokal di tengah gempuran budaya asing.

“Kalau Tidak Dilestarikan, Budaya Asli Indonesia Akan Hilang”demikian dikatakan Salah satu guru sekaligus wali kelas 9/9, Tinah,

Lebih lanjut, dia juga mengatakan seluruh kelas wajib ikut serta. Tak hanya lomba, kegiatan juga diisi penampilan bakat siswa-siswi.”Dalam memperingati Hari Kartini yang jatuh bertepatan dengan hari ini, seluruh kelas mengikuti lomba dan juga penampilan siswa-siswi,” ujar Tinah di sela kegiatan.

Menurutnya, lomba ini punya dua tujuan utama. Pertama, mengasah bakat dan kepercayaan diri siswa. Kedua, yang terpenting, menanamkan kecintaan pada budaya sendiri.”Selain mengasah bakat, ini juga merupakan bentuk menjaga budaya. Kalau tidak dilestarikan, budaya asli Indonesia akan hilang. Maka dari itu harus ditanamkan sejak dini,” tegas, Tinah, yang hobi olahraga aerobic ini.

Ketua komite smp negeri 30, saat memberikan sambutan peringatan hari Kartini

Hal senada diungkapkan Ketua Komite SMPN 30 Kota Bekasi, Yasmin. Menurutnya, sudah selayaknya pengenalan budaya dan tradisi dikenalkan sejak duduk di bangku sekolah.”Dari sekolah dasar hingga lanjutan, bahkan sejak dari taman kanak-kanak,” kata Yasmin. Dirinya juga mengapresiasi kegiatan lomba tersebut sebagai langkah konkret sekolah menjaga warisan leluhur.

dewan juri masih melakukan penilaian

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui kelas mana yang menjadi juara. Pasalnya, dewan juri yang digawangi oleh Sri dan Wahyu masih melakukan penilaian secara komprehensif terhadap seluruh penampilan.

Kartini Masa Kini = Cinta Budaya
Panggung SMPN 30 hari itu pun meriah. Gemulai tangan menari Jaipong, hentak kaki lincah dalam Tari Topeng, hingga anggunnya serta Tari tradisional lainnya. Semua dibawakan siswa-siswi dengan totalitas, lengkap dengan kostum warna-warni.Sorak sorai teman sekelas yang mendukung jadi bukti: budaya tradisional tak kalah seru dari tren TikTok.

Lewat lomba ini, SMPN 30 Kota Bekasi membuktikan bahwa semangat Kartini masa kini adalah perempuan yang cerdas, berani, dan tetap berpijak pada budayanya sendiri. (dhit)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *