
PILARINDONESIA.IR – Dilaunching sejak 4 Januari 2026 lalu, Bank Sampah Wahana, di Blok S RT.016 & RT.017 RW.05 Kelurahan Jatisari, Pondok Gede, hingga kini masih terus berjalan konsisten.
Memasuki bulan keempat beroperasinya Bank Sampah Wahana, antusias warga Perum Wahana Pondok Gede untuk menabung sampah tidak surut. Hal ini terlihat dari ramainya warga yang mendatangi lokasi setiap hari Minggu pagi pukul 08.00 – 10.00 WIB di Fasum / Taman Blok S.

Ketua RW 05 Kelurahan Jatisari, Sarmin Syaputra, yang turut hadir saat launching 4 bulan lalu, mengapresiasi konsistensi warga dan pengurus bank sampah.
“Alhamdulillah Bank Sampah Wahana Blok S yang kita launching 4 Januari lalu sampai sekarang masih eksis. Setiap Minggu warga RT.16 dan RT.17 rutin datang bawa sampah pilahan. Ini bukti gotong royong kita berhasil. Warga makin sadar kalau sampah itu ada nilainya, terutama minyak jelantah yang dulu jadi masalah di selokan,”ujar ,Sarmin Syaputra
Seperti terlihat dalam dokumentasi kegiatan rutin, warga datang membawa karung berisi botol plastik, tumpukan kardus, kaleng bekas, hingga jerigen minyak jelantah. Semua ditimbang dan dicatat langsung di buku tabungan oleh petugas.
BACA JUGA: Jatisari disapu Angin Puting beliung
Dampak 4 Bulan Bank Sampah Beroperasi:
1. Lingkungan RT.16 & RT.17 lebih bersih dari tumpukan sampah anorganik
2. Selokan berkurang mampet karena minyak jelantah tidak lagi dibuang sembarangan
3. Warga dapat tambahan penghasilan dari hasil tabungan sampah
4. Edukasi pilah sampah dari rumah makin membudaya di kalangan ibu-ibu dan bapak-bapak
“Harapan saya ke depan, partisipasi bisa lebih luas lagi. Nggak cuma RT.16 dan 17, tapi seluruh warga RW.05 Jatisari. Kalau konsisten kayak gini, Jatisari bisa jadi kelurahan percontohan bank sampah se-kota Bekasi. Tambah Sarmin.
Bagi warga yang belum sempat bergabung, Bank Sampah Wahana Blok S buka setiap Minggu pagi. Cukup pilah sampah dari rumah, bawa ke lokasi, dan langsung jadi nasabah. Ayo jaga lingkungan Jatisari & ubah sampah jadi berkah. (Shit)
