Libur Panjang 4 Hari, JTT Prediksi Lonjakan Kendaraan ke Jateng-Jatim

PILARINDONESIA.ID – Libur Kenaikan Isa Al Masih yang nyambung cuti bersama bikin akhir pekan ini jadi libur panjang 4 hari, Kamis-Minggu.

PT Jasa Marga Transjawa Tol alias JTT udah pasang kuda-kuda karena diprediksi bakal ada lonjakan kendaraan besar-besaran menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Libur Panjang, Warga Bekasi Banyak Pulang Kampung
Hari Kamis 14 Mei 2026 resmi libur peringatan Kenaikan Isa Al Masih. Pemerintah tambah cuti bersama, jadi nyambung sama libur Sabtu-Minggu.

Total 4 hari libur berturut-turut. Kondisi ini bikin banyak warga Bekasi dan Jabodetabek manfaatin buat pulang kampung atau sekalian healing ke kampung halaman di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

JTT: Optimalisasi Layanan Harga Mati!
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menegaskan pihaknya nggak main-main ngadepin lonjakan ini.

“Optimalisasi layanan menjadi harga mati selama periode peningkatan volume kendaraan ini,” tegas Ria.

Artinya, semua rest area, gardu tol, dan petugas di ruas tol Trans Jawa bakal disiapin full. Tujuannya satu, biar nggak ada kemacetan parah dan pemudik aman sampai tujuan.

Prediksi Titik Macet & Imbauan Buat Warga Bekasi
Berdasarkan pengalaman libur panjang sebelumnya, titik rawan macet biasanya ada di

Gerbang Tol Cikarang Utama – Pintu keluar menuju Trans Jawa

Rest Area KM 57 & KM 62 – Favorit buat istirahat, pasti penuh

Brebes Exit & Pejagan – Pintu masuk Jawa Tengah.

PilarIndonesia.id bakal update terus kondisi arus lalu lintas tol Jakarta-Cikampek dan Trans Jawa real-time. Jadi pantengin terus biar nggak kejebak macet.

Imbauan buat  yang mau mudik, berangkat Kamis pagi atau Jumat dini hari biar nggak ketemu puncak arus. Pastikan saldo e-toll cukup minimal Rp 500rb buat PP Cek kondisi mobil & ban sebelum jalan. Jangan sampai mogok di tol.

“Istirahat tiap 4 jam di rest area. Ngantuk jangan dipaksa ,Kenapa Ini Penting Buat pemudik, Libur panjang ini berkah buat silaturahmi, tapi jangan sampai berkah berubah jadi bencana gara-gara macet dan capek di jalan.”tukasnya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *