
PILARINDONESIA.ID .,Bekasi – Warga RW 01 Kelurahan Jatiluhur, Kota Bekasi, kini punya cara baru mengelola sampah sekaligus menambah penghasilan. Melalui Bank Sampah “Mawar Sejahtera”, sampah rumah tangga yang biasanya dibuang percuma bisa ditukar dengan uang tunai.
Kegiatan bank sampah ini digelar secara rutin setiap Minggu pagi di Sekretariat RW 01. Warga diminta memilah sampah organik dan anorganik dari rumah, lalu menukarnya di lokasi kegiatan. Sampah yang diterima meliputi botol plastik, kaleng, kertas, dan kardus.
Ketua RW 01 Jatiluhur, Ahmad Sanusi, mengatakan program ini lahir dari keprihatinan warga terhadap masalah sampah dan keinginan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih.
“Bank Sampah Mawar Sejahtera ini bukan cuma soal bersih-bersih lingkungan. Kami ingin warga sadar bahwa sampah yang dipilah punya nilai ekonomi. Dari pada dibuang, lebih baik ditabung,” ujar Ahmad Sanusi saat ditemui tim PilarIndonesia.id.
Ia menjelaskan, mekanisme programnya sederhana. Warga membawa sampah yang sudah dipilah, petugas akan menimbang dan mencatat nilainya ke dalam buku tabungan masing-masing warga. Uang tabungan bisa dicairkan secara berkala.

“Kami targetkan kegiatan ini jadi kebiasaan baru warga. Lingkungan bersih, warga juga dapat manfaat langsung. Alhamdulillah animo warga cukup bagus,” tambahnya.
Selain mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA, program ini juga diharapkan bisa menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak tingkat RT dan RW.
Ahmad Sanusi mengajak seluruh warga RW 01 untuk ikut berpartisipasi.”Bersih lingkungan itu tanggung jawab kita bersama. Mari mulai dari hal kecil, pilah sampah dari rumah,” ajaknya.
Program Bank Sampah “Mawar Sejahtera” menjadi salah satu contoh kolaborasi warga dalam menciptakan Bekasi yang lebih bersih dan lestari. Bagi warga RW 01 yang ingin bergabung, bisa datang langsung ke Sekretariat RW 01 setiap Minggu pukul 08.00 WIB.. (dhit)
