DK3B Resmi Dilantik, Anggota Pakai Baju Adat Nusantara Kompak Tampilkan Keberagaman

ketua DK3B periode 2926-2030 terpilih, Praja Alamsyah (memakai topi bulat/ Kedua dari kanan) berpoto bersama pengurus DK3B dan kabid Kabid kebudayaan, Kota Bekasi, Maja yusirwan. (foto ist/pilar indonesia)

PILARINDONESIA.ID  –  Puluhan anggota Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bekasi (DK3B) periode 2026-2030 resmi dilantik. Uniknya, seluruh anggota hadir dengan pakaian adat dari berbagai daerah Nusantara, mulai dari Betawi, Sunda, Jawa, Batak, hingga Padang.

Pelantikan berlangsung khidmat di Aula Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi. Acara tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Bekasi dan berlangsung meriah dengan warna-warni pakaian adat yang dikenakan para pengurus baru DK3B.

Ketua DK3B terpilih, Alamsyah Praja, mengatakan setelah pelantikan dan terbentuknya struktur organisasi, pihaknya akan fokus pada tiga agenda utama ke depan.

“Tiga agenda utama kami adalah pelestarian, pengembangan, dan kolaborasi,” ujar Alamsyah usai dilantik. Rabu, (13/05/2026).

1. Pelestarian
DK3B akan menguatkan upaya pelestarian kesenian dan kebudayaan asli Bekasi, termasuk seni Betawi yang menjadi identitas daerah.

2. Pengembangan
Selain melestarikan, DK3B juga berkomitmen mengembangkan karya seni dan budaya lokal agar lebih relevan dengan generasi muda.

3. Kolaborasi
Agenda terakhir adalah memperluas kolaborasi dengan komunitas seni, budayawan, dan pemerintah untuk menghadirkan program yang berdampak langsung ke masyarakat.

Kehadiran anggota DK3B dengan pakaian adat dari berbagai suku menjadi simbol keberagaman yang hidup di Kota Bekasi. Mulai dari kebaya Betawi, kebaya Sunda, beskap Jawa, ulos Batak, hingga baju adat Padang, semuanya tampil kompak dalam satu panggung.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi DK3B untuk menghidupkan kembali geliat seni dan budaya di Kota Bekasi selama periode 2026-2030. (dhit)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *