
PILARINDONESIA.ID – Hari raya Idul Adha atau disebut juga hari raya kurban sebentar lagi. Di tengah kesibukan persiapan, Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PKS Dapil Jabar 8, Hj Lilis Nurlia mengingatkan warga Bekasi dan Depok tentang makna sesungguhnya dari ibadah kurban.
Menurut Hj Lilis, kurban bukan hanya soal penyembelihan hewan. Ada nilai-nilai yang perlu dibawa dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Idul Adha adalah momentum untuk meneladani keikhlasan dan ketaatan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Inilah inti dari ibadah kurban yang harus kita hidupkan kembali,” ujar Hj Lilis kepada pilarindonesia.id
3 Pesan Kurban dari Hj Lilis Nurlia
1. Keikhlasan adalah Kunci
Hj Lilis menjelaskan, kurban mengajarkan kita untuk memberi dengan tulus, tanpa mengharapkan imbalan. Nilai ini relevan untuk diterapkan kapan saja, tidak harus menunggu berkecukupan secara materi.
“Jika kita bisa belajar ikhlas dalam berbagi, insyaallah keberkahan lain akan mengikuti,” katanya.
2. Kurban sebagai Sarana Mempererat Silaturahmi
Pembagian daging kurban, lanjut Hj Lilis, menjadi cara efektif untuk memperkuat hubungan antarwarga. Momen ini bisa menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.
“Melalui kurban, kita berbagi kebahagiaan. Tetangga yang dekat maupun jauh menjadi lebih dekat. Nilai inilah yang perlu kita jaga,” jelasnya.
3. Pengingat Tanggung Jawab Sosial
Sebagai wakil rakyat, Hj Lilis juga memandang kurban sebagai pengingat akan pentingnya tanggung jawab sosial. Ia menekankan bahwa kesejahteraan masyarakat memerlukan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan warga.
“Tidak perlu menunggu segalanya sempurna untuk mulai berbagi. Dimulai dari hal seperti kurban ini pun sudah sangat berarti,” ujarnya.
Hj Lilis mengajak warga yang mampu untuk menunaikan ibadah kurban tahun ini. Ia juga,menyarankan agar penyaluran dilakukan melalui masjid atau lembaga amil zakat terpercaya agar tepat sasaran.
“Mari jadikan Idul Adha 1447 H sebagai momentum memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial. Kurban kita mungkin sederhana, tetapi dampaknya bisa sangat besar bagi orang lain,” tutupnya.(Dhit).
