
PILARINDONESIA.ID ,BEKASI – Kamis (4/6/2026) halaman Pos Damkar Jatikramat ramai oleh tawa anak-anak. Siswa SPS Fun Preschool mengikuti kegiatan “Goes to Fire Station” untuk belajar langsung tentang tugas pemadam kebakaran, mulai dari mengenal alat, naik mobil damkar, sampai praktik menyemprotkan air.
Kegiatan dimulai dengan antusiasme tinggi. Anak-anak berbaris semangat di depan mobil pemadam “KOTA BEKASI” sambil mengangkat tangan, tanda siap belajar.

Sesi edukasi berlangsung santai. Petugas damkar menjelaskan fungsi helm, sepatu, dan selang air sambil mengajak siswa berinteraksi. Anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan dapat apresiasi berupa kostum pemadam lengkap dengan topi merah. Momen ini jadi salah satu yang paling dibanggakan siswa.

Puncak keseruan terjadi saat anak-anak diajak naik ke atas mobil damkar. Ditemani guru dan petugas, mereka duduk rame-rame di bak mobil damkar sambil tersenyum sumringah. Pengalaman keliling pakai mobil damkar “3000 Ltr” ini jadi momen yang tak terlupakan bagi siswa SPS Fun Preschool.
Kegiatan ditutup dengan sesi main air. Petugas menyemprotkan air dari selang, dan anak-anak berlarian ketawa kena cipratan. Basah kuyup tapi tetap happy, belajar keselamatan kebakaran jadi pengalaman yang menyenangkan.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak jadi tahu tugas damkar dan pentingnya menjaga keselamatan sejak dini. Mereka juga belajar kalau petugas damkar itu teman,” ujar kepala sekola, SPS Fun Preschool, Dewi Rahmawati.
Lebih lanjut,Kepala Sekolah SPS Fun Preschool, yang beralamat di jalan rambutan, Kp Jaha, Dewi Rahmawati, mengatakan, kegiatan ini penting buat menanamkan kesadaran keselamatan sejak dini.
“Kami pengen anak-anak tahu bukan cuma nama profesi pemadam, tapi juga paham pentingnya menjaga diri dari bahaya kebakaran,” katanya.
Usai kunjungan, Dewi berharap anak-anak bisa lebih hati-hati, tahu jalur evakuasi, dan berani memberitahu guru atau orang tua kalau melihat sesuatu yang berbahaya.
“Semoga pengalaman ini jadi bekal mereka ke depan. Kalau dari kecil udah paham keselamatan, mereka bisa tumbuh jadi anak yang lebih peduli,” pungkasnya. (dhit)
