PILARINDONESIA.ID – Dalam rangka mengimplementasikan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila), SMP Negeri 34 Kota Bekasi menggelar pentas seni dan budaya.
Acara yang digelar dihalaman sekolah, terlihat sangat meriah dengan penampilan para siswa-siswi. Sekolah yang berlokasi di wilayah kelurahan jatimekar, jatiasih Kota Bekasi. Para siswa pun terlihat sangat antusias mengikuti pentas seni dan budaya ini, berbagai macam penampilan ditampilkan oleh siswa.
“Banyak sekali yang ditampilkan oleh siswa kami, seperti, tarian tradisional, tarian modern, bernyanyi dan banyak lagi,” Demikian dikatakan kepala sekolah SMP Negeri 34 Kota Bekasi, Watimah.

Lebih lanjut, Watimah mengatakan, kegiatan pentas seni dan budaya ini merupakan implementasi dari P5 kurikulum merdeka, dalam rangka menggali bakat siswa.
“Karena kami belum on untuk menggunakan kurikulum merdeka, jadi hari ini kami baru mengimplemestasi kurikulum merdeka. Untuk kurikulum merdeka, kami baru menggunakannya ditahun depan, yaitu tahun pelajaran 2023-2024, namun sekarang kami IKM belajar, Intinya kami sedang belajar mengimplementasikan P5,”. Jelasnya.
Di P5 kurikulum merdeka, lanjut, Watimah, sekolah diberikan ruang untuk projek untuk menggali bakat, minat dari para siswa.
“Intinya acara ini untuk menggali talenta-talenta siswa-siswi SMP Negeri 34 kota Bekasi. Semoga dengan acara ini, bagi yang tampil akan lebih percaya diri, dan yang belum tampil akan termotivasi setelah melihat teman-temannya tampil, apalagi siswa-siswi kami juga ada yang sudah punya prestasi, baik ditingkat kota, provinsi bahkan nasional” pungkasnya.
Sementara itu, Pengawas Pembina SMPN 34 Kota Bekasi, Maja Yusirwan, mengatakan, dengan adanya P5 kurikulum merdeka, perhatian antara pendidikan dan kebudayaan berjalan seimbang, sehingga pendidikannya maju, seni dan budayanya juga terangkat.
“Saya berharap dengan kurikulum merdeka, implementasi P5 kebudayaan bisa lebih terangkat, saya pikir ini dapat menjadi sebuah terobosan baru, dan kurikulum ini kurikulum yang tepat untuk Indonesia,” tukasnya.
Untuk diketahui, dilansir dari laman kementerian pendidikan terkait P5 kurikulum merdeka.
P5 adalah projek yang akan menemukan jawaban atas pertanyaan mengenai peserta didik dengan kompetensi seperti apa yang ingin dihasilkan oleh sistem pendidikan Indonesia.
Projek tersebut dilakukan dengan menanamkan karakter pada pribadi peserta didik berdasarkan nilai-nilai pancasila.
Kompetensi P5 memperhatikan beberapa faktor yang dapat memberikan pengaruh, baik faktor internal atau faktor eksternal. Adapun contoh faktor internal yang diperhatikan adalah ideologi, sementara contoh dari faktor eksternal adalah tantangan di era digital.
P5 berupaya menjadikan peserta didik sebagai penerus bangsa yang unggul dan produktif. serta dapat turut berpartisipasi dalam pembangunan global yang berkesinambungan. (dhit)
