
PILARINDONESIA.ID – Pemerhati budaya, sosial dan politik yang juga merupakan wakil rektor 3 Universitas 45 (UNISMA) kota Bekasi, Abdul Khoir, mengatakan peluang Heri Koswara untuk memenangkan pilkkada kota Bekasi cukup terbuka, pasalnya PKS dan Heri Koswara dalam pemilu legislatif 2024 kemarin memperoleh suara yang cukup signifikan.
“Pada pileg kemarin, Heri Koswara sendiri saja yang menjadi caleg memperoleh 168 ribu, bahkan menjadi caleg dengan peraih suara terbanyak , ditambah perolehan suara PKS sekitar 300 ribu lebih. Kita anggap saja pemilih bang Heri koswara dan pemilih PKS orang yang sama, berarti Bang Heri Koswara sudah memiliki modal suara sekitar 25 persen dari jumlah DPT yang ada di kota Bekasi,”. terangnya.
Lebih lanjut, Abdul Khoir juga mengatakan, dari jumlah DPT 1,2 juta, dirinya memperkirakan tingkat partisipasi warga sekitar 800 ribu sampai 900 ribu. Dengan modal suara yang di miliki PKS dan Heri Koswara, hanya membutuhkan penambahan suara sekitar 30 persen.

“ Dengan memiliki modal suara yang cukup besar, yang dibutuhkan Heri Koswara adalah mencari pasangan yang mampu menaikan elektabiltas. Jika saja, Heri Koswara dan pasangannya mampu meraih penambahan suara 30 persen, ditambah dengan modal suara di pileg, hampir bisa dipastikan Heri Koswara menjadi pemenang pilkada,”. ujarnya.
Terkait siapa yang cocok mendampingi Heri Koswara pada pilkada, pria berkacamata yang akrab disapa Bang Khoir, ini hanya menyebutkan clue nya saja. Meskipun presiden PKS Ahmad Syaikhu, sudah menyebut nama dan merestui ketua DPC PPP Solihin Gus Shol untuk menjadi calon wakilnya Heri Koswara, namun menurutnya, masih ada kemungkinan lain.
“ Politik itu sangat dinamis, memang presiden PKS sudah menyebut nama Gus Shol sebagai wakilnya Heri Koswara, mungkin saja ada pertimbangan lain yang dikemukan presiden PKS terkait siapa pendamping Bang Heri Koswara saat itu, saya rasa yang paling penting adalah kalkulasinya, pertama, wakil yang dipilih nantinya sosok yang mampu mengangkat elektabiltas,yang kedua adalah aspek finansial, wajar kalau PKS (Heri Koswara) akan mencari pasangan dengan dua ukuran tadi, peetama sosoknya mampu mengangkat eletabiltasnya dan secara finansial mampu untuk biaya politik. Kalau ditanya siapa sosok yang tepat? Bisa siapa saja, bisa Gus shol atau yang lainnya. Yang terpenting ada dua kalkulasi tadi, saya rasa Heri bisa dipasangkan dengan partai manapun dan sosok siapapun,” pungkasnya. (AKP)
