
PILARINDONESIA.ID – Calon walikota Bekasi, Heri Koswara menghadiri deklarasi Bagaskara (Barisan Guru dan sekolah dukungan Heri Koswara). Deklarasi yang dihadiri sekitar 200 orang tenaga pengajar, kepala sekolah, pemilik dan pengurus yayasan yang ada di Kota Bekasi digelar di RM wulan sari, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Ketua relawan Bagaskara, Abdul Aziz, mengatakan, alasan mendukung Heri Koswara dan Sholihin sebagai walikota adalah banyaknya kesamaan visi dan misi.
Dalam acara tersebut, Calon Walikota, Bekasi, Heri Koswara, mengatakan banyak PR terkait dunia pendidikan, diantara akan berkomitmen mensetarakan bosda untuk Sekolah negeri dan Sekolah Swasta.
Sekolah swasta jangan dianak tirikan, misalnya terkait bosda saja, ada yang jomplang sekali, harusnya kalau tidak bisa sama, minimal tidak beda jauh, “. Kata Heri.
Heri, juga menambah, jika diamanahkan menjadi walkota, dirinya akan menjadikan sekolah swasta sebagai mitra pemerintah.
” Sesungguhnya pemerintah hutang budi dengan pendidik swasta. Padahal pendidikan tugas pemerintah. Namun sering kali pendidikan swasta di anak tirikan. Tidak diajak diskusi membangun dunia pendidikan, ini tidak boleh lagi terjadi,” pungkasnya.
Selain menyoroti bosda, Heri, juga menyoroti terkait sarana dan prasarana untuk sekolah swasta. Menurutnya, dengan sarpras yang memadai maka kegiatan belajar dan mengajar akan menjadi nyaman.
“Kami akan siapkan dana hibah untuk sarana prasarana sekolah swasta, sehingga siswa yang belajar dan guru yang mengajar akan merasa betah dan nyaman,” ujarnya.
Bahkan, jika terpilih menjadi walkota, sambung, Heri, akan membebaskan pbb untuk tanah dan bangunan atas nama yayasan pendidikan.
“Insya Allah untuk PBB atas nama yayasan akan kita bebaskan, tentunya kalau semuanya sudah dihitung dengan APBD kota Bekasi,” pungkasnya. (dhit)
