Heri Koswara Gelar Turnamen Badminton Bersama Pemuda Gereja

NUR INDAH HARAHAP, saat membuka turnamen Badminton Heri Koswara Cup di GOR Quwwatuna

PILARINDONESIA.ID –  Sebanyak 30 tim bulutangkis mengikuti turnamen Heri Koswara cup. Turnamen yang digelar di GOR Quwwatuna ini merupakan turnamen yang di ikuti oleh umat kristiani atau pemuda gereja yang ada di Kota Bekasi, dan dibuka langsung oleh Nur Indah Harahap, yang merupakan isteri dari calon walikota Bekasi, Heri Koswara. Pembukaan turnamen ditandai dengan pukulan servis pertama oleh Nur Indah Harahap

“Sebelumnya izinkan saya menyampaikan permohonan maaf, karena pada pembukaan turnamen ini, Bang Heri Koswara tidak bisa hadir, dikarena ada acara wajib dibandung yang tidak bisa ditinggalkan, padahal saya tahu banget, beliau sangat ingin hadir disini, apalagi badminton merupakan olahraga favoritnya, saking hobinya dengan olahraga badminton, beliau berinisiatif untuk mendirikan gor ini,”demikian dikatakan, Nur indah Harahap dalam sambutannya. Sabtu (07/09/2024).

Nur Indah melakukan servis tanda turnamen dibuka

Lebih lanjut, Nur Indah, atau yang akrab disapa Umi, ini juga mengatakan,dari turnamen  Heri Koswara cup ini akan muncul pebulutangkis – pebulutangkis yang handal yang bisa tampil pada turnamen yang lebih tinggi.

“Mudah-mudahan dari turnamen ini bisa menjadi pemain nasional,”katanya.

Sementara itu, ketua penyelenggara turnamen badminton Heri Cup, Lerry Gerhard, menjelaskan awal mula digelarnya turnamen tersebut.

“ Awalnya Bang Heri menyapa umat kristiani, saya memfasilitasi untuk mengumpulkan rekan-rekan dari umat kristiani, yang ikut turnamen memang orang-orang gereja, tapi mereka bukan mewakili gereja, mereka atas nama individu untuk bisa menyapa bang Heri. Ada 32 tim yang ikut turnamen, satu tim berjumlah dua orang, jadi ada 60 orang yang ikut turnamen Heri Koswara cup,” jelasnya.

Lerry, juga mengatakan, sempat mengalami kendala untuk menyelenggarakan turnamen ini, pasalnya, bang Heri yang notabene calon walikota berasal dari PKS, mau mengadakan dan menyapa umat kristiani.

“Kendala sudah pasti ada, awalnya sih mereka (peserta) sempat ragu, karena PKS identik dengan aliran keras, tapi kok mau menyapa umat-umat kristiani, mereka agak kaget juga, malah agak syok. Kalau kendala yang saya hadapi dalam promosi turnamen ini memang ada gereja juga yang menolak, akhirnya perorangan lah mendaftarnya. Tapi setelah turnamen ini bergulir, mereka kagum juga dengan bang Heri yang toleransinya sangat tinggi,”.ungkapnya.

Masih ditempat yang sama, salah Lauren, satu peserta turnamen Heri Koswara cup mengatakan, seneng dengan diadakannya turnamen seperti ini.

“Karena saya toleransinya sangat tinggi, saya suka banget si, pokoknya apapun itu bisa campur semua. Harapannya kalau Bang Heri menjadi walikota,dapat menjaga toleransi yang tinggi antar umat beragama, itu yang paling penting, dan banyak melakukan hal positif, terutama ini, olahraga untuk kalangan anak muda,”kata Lauren yang mengaku baru pertama kali ikut turnamen.

Sementara itu, ketua panitia, Hanif Muslim, mengatakan, turnamen dengan melibatkan umat kristiani tidak untuk kali ini saja.

“Mudah-mudahan kami bisa terus berkolaborasi dengan teman-teman dari umat kristiani dengan mengadakan turnamen lain,ini bukan akhir, tetapi ini baru awal. ” pungkasnya. (dhit)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *