
PILARINDONESIA.ID – Rendahnya capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditoreh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menuai sorotan.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Alit Jamaludin mendesak Pj Wali Kota Raden Gani Muhammad segera melakukan evaluasi terhadap kinerja jajarannya secara komprehensif.
Alit mengatakan, terdapat beberapa sektor pajak daerah yang saat ini masih rendah capaiannya. Diantaranya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan pajak restoran. Di samping itu, kapasitas kepala-kepala OPD penghasil juga perlu menjadi pertimbangan.
“Intinya harus dievaluasi secara komprehensif. Kita minta agar target dipenuhi, masih ada waktu kurang lebih 60 hari ini,” ucapnya, jumat (6/12).
Sebagai informasi, capaian PAD Kota Bekasi di awal November ini baru 67 persen. Berdasarkan informasi awal yang diperoleh Komisi III, BPHTB memberikan andil cukup besar atas rendahnya realisasi PAD.
“Nanti akan kita pertajam evaluasinya lewat komisi tiga, khususnya Bapenda dan BPKAD,” tambahnya.
Terpisah, Asisten Pemerintahan (Asda I)Lintong Dianto Putra, mengatakan Pemkot Bekasi akan menggenjot kinerja jajaran OPD, salah satunya untuk mengejar capaian PAD di akhir tahun. Ia meyakini realisasi PAD tahun ini bisa dicapai maksimal lantaran target yang ditentukan tersebut sebelumnya telah dihitung oleh masing-masing OPD.
