
PILARINDOENSIA.ID – Informasi yang diperoleh, harga sewa kontainer bagi tenant usaha di wisata air Kalimalang dipatok Rp100 juta per tahun bagi non-UMKM dan Rp50 juta per tahun untuk UMKM. Angka tersebut dinilai tidak realistis dan jauh dari semangat keberpihakan terhadap pelaku usaha kecil.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim menyatakan tidak mengetahui terkait kontainer di wisata air Kalimalang. Menurutnya, PT Mitra Patriot tidak pernah berkomunikasi dengan Komisi III terkait penyewaan kontainer untuk stand pedagang.
“Soal kontainer di wisata air Kalimalang, sama sekali kami belum pernah diajak diskusi. PTMP sebagai mitra kerja, belum pernah menyampaikan seperti itu kepada komisi III. Hanya saja persoalan menjadi ramai dan menjadi sebuah pandangan dari masyarakat baru kita memahami ada persoalan disitu,” kata Arif Rahman Hakim, ditemui di DPRD Kota Bekasi.
Senada, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Alit Jamaludin, menilai tarif sewa kontainer justru mencerminkan ketidakberpihakan kepada masyarakat kecil.
“UMKM dipatok Rp50 juta per tahun, non-UMKM Rp100 juta. Itu jelas mencekik, bukan melindungi,” ujarnya.
Alit mendesak Pemerintah Kota Bekasi, dalam hal ini Wali Kota Bekasi melakukan kajian ulang terkait sewa menyewa stand di wisata air Kalimalang. Menurutnya, kesejahteraan masyarakat kecil harus menjadi prioritas, bukan sekadar proyek bisnis.
“Bayangkan, UMKM harus bayar Rp4 juta per bulan, sementara potensi wisata belum terbukti. Ini kebijakan yang keliru,” pungkasnya (Fie)
