Ketua DPRD Kota Bekasi, Terima Audiensi Kombas

PILARINDONESIA.ID – Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi menggulirkan gagasan pendirian kampung batik sebagai pusat pelestarian dan pengembangan Batik Bekasi. Usulan itu disampaikan dalam audiensi dengan Koperasi Komunitas Batik Bekasi (Kombas),

Menurut Sardi, Batik Bekasi membutuhkan ruang terintegrasi yang tak hanya menjadi sentra produksi, tetapi juga pusat edukasi dan dokumentasi sejarah.

Ia membayangkan kawasan khusus yang memadukan aktivitas membatik, pelatihan bagi masyarakat, hingga literasi budaya.

“Kami membayangkan sebuah kampung batik yang di dalamnya terintegrasi aktivitas pembuatan batik, pelatihan bagi masyarakat, hingga literasi sejarah Batik Bekasi. Bahkan sejarah panjang Batik Bekasi ini penting untuk didokumentasikan secara komprehensif dalam sebuah buku,” kata Sardi

Gagasan itu, kata dia, tidak sekadar membangun kawasan fisik, melainkan membentuk ekosistem budaya dan ekonomi kreatif.

Kampung batik diharapkan menjadi ruang regenerasi perajin sekaligus destinasi budaya yang memperkuat identitas lokal Kota Bekasi.

Selain mendorong pendirian kampung batik, Sardi mengajak Kombas terlibat dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-28 Kota Bekasi pada 10 Maret mendatang.

DPRD berencana menghadirkan ragam kegiatan budaya yang menampilkan Batik Bekasi sebagai ikon daerah.

“Kita bisa menampilkan pelatihan membatik, demo mencanting, fashion show, dan pameran Batik Bekasi untuk semakin mengenalkannya pada publik,” tutupnya (dhit)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *