Diskusi Pendidikan Dunia, Heri Koswara Terima Dua Mahasiswa University of Washington

PILARINDONESIA.ID – Ketua DPD PKS Kota Bekasi yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Kota Bekasi dan Kota Depok Heri Koswara menerima kunjungan dari dua tokoh pemuda untuk melakukan diskusi terkait dengan dunia Pendidikan.

Dua mahasiswa tersebut adalah Muhammad Rami Azhar lulusan SMAN 1 Kota Bekasi yang merupakan mahasiswa Universitas Indonesia dan juga penerima beasiswa LPDP S2 University of Washington USA dan Bayu yang juga merupakan Mahasiswa Universitas Indonesia pula.

Dalam diskusi tersebut Heri Koswara banyak ditanya perihal sebarapa pentingnya pendidikan menurutnya.

“Saya setuju bahwa masa depan negara ini tergantung dari sejauh mana pendidikan warga negaranya, karena memang salah satu yang bisa membentuk sebuah peradaban yang baik dan maju serta berkualitas adalah pendidikan,” ujar Heri Koswara tegas.

“Mari kita lihat hari ini bahwa banyak negara maju fokus terhadap sumberdaya yang tengah mereka persiapkan yakni sumber daya manusia (SDM). Hal itu dilakukan dengan menyekolahkan anak mudanya, generasi penerusnya dikirim ke negara-negara maju,” tambahnya.

Heri pun memaparkan bahwa apabila sebuah negara memiliki sumberdaya alam yang berlimpah sekalipun pasti akan memiliki batasnya.

“Contoh negara kita ini memiliki lautan, hutan, dan berbagai kandungan yang ada di dalam buminya, tetapi jika semua it uterus-menerus dieksplorasi pasti suatu saat akan habis dan meninggalkan permasalahan terhadap alamnya pula,” terangnya.

Karena keterbatasan itulah Heri menilai banyak negara maju yang lebih fokus terhdap peningkatan sumberdaya manusianya.

Selain permasalahan tersebut pihaknya juga menyoroti perihal seringkalinya di Indonesia sistem pendidikan. Hal ini menjadi sorotan baginya karena dinilai menjadi permasalahan dalam pelaksanaan pendidikan di negeri ini.

Selain itu Heri juga menyoroti perihal pendidikan akhlak dan adab yang mulai berkurang, “Jika ada seseorang memiliki ilmu tapi tidak memiliki akhlak, adab dan etika maka orang tersebut tidak memiliki kemuliaan. (adk)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *