Pilkada 2024, Jamaah Bustanul Ibad, Siap Dukung Heri Koswara jadi Walikota Bekasi

PilarIndonesia. Id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Heri Koswara yang merupakan Aleg DPRD Jawa Barat  melakukan kunjungan ke Bekasi Utara, tepatnya ke Kelurahan Harapan Baru. Mengawali kunjungannya Bang HK (sapaan akrab Heri Koswara) mampir ke kawasan Danau Duta Harapan, disana sudah disambut oleh beberapa Ketua RW dan Tokoh masyarakat dari Harapan Baru dan juga Teluk Pucung.

Mengambil tempat di Saung pinggir danau Bang HK terlihat berdialog akrab dengan para tokoh masyarakat sambil mencicipi jajanan UMKM yang katanya murah tapi rasanya enak.

“Saya sebenarnya tidak ada agenda mampir kesini, tapi saya dengar UMKM dan penataan lokasi danau duta ini sudah baik jadi saya penasaran mau mampir. Ternyata tempatnya enak dan nyaman, jajanannya juga murah enak, cocok untuk dikembangkan jadi potensi wisata di Kota Bekasi”, imbuhnya sambil mencicipi pisang krispi berlumur toping coklat dan keju.

Setelah bincang-bincang sekitar satu jam Bang HK segera melanjutkan agenda yaitu mengisi Khutbah di Masjid Jami Bustanul Ibad yang berlokasi dipinggir Jalan Raya Perjuangan. Sebuah Masjid legendaris di Bekasi Utara yang dikenal dekat dengan para Habaib. Dalam inti isi khutbahnya Bang HK mengingatkan kepada jamaah untuk mempersiapkan kedatangan tamu agung Bulan Suci Ramadhan dengan 4 hal. Persiapan tersebut antara lain persiapan fisik, spiritual, finansial dan juga keilmuan.

Jama’ah sholat Jum’at yang hadirpun tampak khidmat menyimak khutbah dari Bang HK yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PKS Kota Bekasi itu. Meskipun terundang sebagai Khatib, Bang HK sekaligus menjadi Imam Sholat Jum’at setelah Ustadz Suhendi yang semula terjadwal menjadi Imam mempersilahkan Bang HK untuk memimpin jalannya Sholat Jum’at.

Seusai Sholat Jum’at, Ustadz Suhendi yang juga DKM Masjid Jami Bustanul Ibad mengumumkan agar jama’ah tidak segera beranjak karena akan dilanjutkan dengan dialog bersama, “Kepada para jama’ah Jum’at jangan beranjak dulu, kita lanjutkan dialog sebentar dengan Ustadz Heri Koswara calon Walikota Bekasi”, ujarnya. Mendengar informasi tersebut beberapa jama’ah tidak jadi bubar, mereka kembali duduk dan bersiap menyimak.

Ustadz Suhendi dalam awal sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bang HK bisa memenuhi undangan DKM, dia lalu menjelaskan dengan tegas bahwa telah mendengar dan melihat langsung kapabilitas seorang Heri Koswara khususnya saat memberi khutbah dan menjadi Imam Jum’at. “Saya rasa jama’ah pun juga sama melihat dan dengar langsung, luar biasa Masya Allah. Sosok pemimpin inilah yang kami harapkan Umaro sekaligus Ulama, Bismillah Walikota kita”, cetusnya disambut takbir para jama’ah.

Bang HK selanjutnya memulai dialog dengan perkenalan dan menceritakan singkat perjalanan karir politiknya dimana dia sudah sekitar 20 tahun menjadi anggota dewan. Tanya jawabpun secara interaktif mewarnai jalannya dialog ringan ini, beberapa tokoh ada yang menyampaikan aspirasi, keluhan sampai menyampaikan harapan tentang pemimpin yang mengerti Islam dan juga dekat dengan umat Islam.

Bang HK yang merupakan Aleg Provinsi Jabar ini menanggapi bahwa tupoksi Aleg Provinsi tidak dapat menerima aspirasi seperti masalah banjir di wilayah RT RW, jalan rusak dan sebagainya. “Bapak-bapak, tupoksi sebagai dewan provinsi seperti contoh pengusulan pembuatan Flyover, stadion atau juga jalan raya lintas provinsi. Tapi jika bapak punya aspirasi di wilayahnya, silahkan sampaikan saja. Saya tampung aspirasinya lalu akan saya titipkan pada Aleg DPRD Kota seperti di PKS dengan Pak Heri Purnomo dan Pak Syaifudin di Bekasi Utara. Jadi jangan khawatir, tetap bisa”, ungkapnya.

Menanggapi aspirasi tentang pemimpin yang paham dan dekat dengan umat Islam, Bang HK menjelaskan, “Pada dasarnya jabatan ini bukan kehormatan, tapi bentuk tanggung jawab yang akan dimintai pertanggungjawabannya dihadapan Allah. Maka dari itu sangat perlu memilih pemimpin yang sholeh. Karena dengan sebuah tanda tangan dari pemimpin yang sholeh, suatu kemaksiatan dapat dihentikan dengan mudah.”, ungkapnya menganalogikan penutupan sebuah diskotik oleh Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

“Saya kaget juga lihat di Bustanul Ibad ini Ustadz Suhendi dan Jama’ah dukung saya dan itu silahkan saja. Sekali lagi saya sampaikan ibarat kendaraan bahwa ‘CC’ kita di legislatif ini lebih kecil, untuk itu sangat penting bagi kami di PKS untuk mempunyai pemimpin di eksekutif yang bisa meng-eksekusi kebijakan-kebijakan yang tentunya membuat wajah Kota Bekasi ini lebih baik lagi.”, pungkas Bang HK mengakhiri dialog disambut pekik Takbir kembali oleh Ustadz Suhendi dan Jamaa’ah Masjid Jami Bustanul Ibad. (str)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *