Pilarindonesia.id – Ibadah puasa yang kita lakukan pada buulan ramadhan kemarin adalah bertujuan agar kita menjadi bertaqwa, sesuai yang tertuang dalam surat albaqaroh ayar 183 yang sangat familiar. dalam surat tersebut sangat jelas apa tujuan kita menjalani ibadah puasa, yitu agar kita menjadi orang-orang yang bertaqwa. pertanyaannya, lalu apa atau bagaimana cara mempertahankan ketakwaan kita saat dibulan ramadhan lalu?,
Sedikitnya ada lima cara untuk menjaga ketakwaan yang sudah kita raih pada bulan ramadhan yang sudah berlalu.
Kalau dibulan ramadhan kita kerap melakukan amal-amal sholeh seperti, sholat malam, berinfa, tadarus dan amalan sholeh lainnya, maka di bulan lainpun kita harus menjaga amal-amalan tersebut, sehingga kita bukan termasuk orang yang beribadah dibulan tertentu saja.
Lalu bagaimana caranya agar kita selalu istiqomah menjalankan amalan atau ibadah yang kita lakukan dibulan Ramadan. Berikut 5 cara menjaga ketaqwaan:
1. Almuahadah ( Janji). Tanpa kita sadari kita selalu berjanji kepada Allah, minimal 17 kali kita berjanji kepada Allah dalam membaca surat alfatehah saat melakukan sholat.
2. Almuaqobah ( Sanksi). Kita harus berani memberikan sanksi pada diri kita saat semangat beribadah Kita menurun.
3. Almurakobah (diawasi). Dimanapun dan apapun yang kita lakukan tidak ada yang luput dari pengawasan Allah.
4. Almuahadah (sungguh-sungguh). Salam ibadah kita tidak boleh hanya dengan yang sisa. Kita harus bersungguh-sungguh dalam beribadah.
5. Almuhasabah (introspeksi). Ini menjadi penting, kita harus mengintropeksi diri setiap saat, apakah ibadah kita hari ini lebih baik, sama atau kurang dari hari Kemarin. Inilah gunanya introspeksi, karena kita harus meningkatkan ibadah kita setiap hari
