Heri Koswara Soroti Rutilahu dan Listrik untuk Warga

 PILARINDONESIA.ID –Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari fraksi PKS, Heri Koswara menyoroti anggaran Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) dan listrik untuk warga Jawa Barat.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat F-PKS Heri Koswara mengatakan, anggaran Rutilahu yang semula Rp 17.500.000,- per unit sebaiknya dinaikkan menjadi Rp25.000.000,-.

“Kenaikan ini kami usulkan dengan harapan dapat mencukupi kebutuhan perbaikan rumah tersebut. Sebelumnya, dari jumlah dana yang diberikan ternyata masih kurang dan perlu diperbaiki kembali,” ungkap Heri. (20/7/2022)

Khusus di Kota Bekasi, ada sekitar 3.000 rumah tidak layak huni yang perlu mendapat perhatian pemerintah kota.

Heri Koswara mendukung dan memperjuangkan program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang dilaksanakan oleh Pemprov Jabar melalui Disperkim (Dinas Perumahan dan Pemukiman).

Program ini dianggarkan Rp 560 Milyar untuk pembangunan sebanyak 31.500 unit Rutilahu 2021 di 27 Kota/Kabupaten yang ada di Jawa Barat.

Kegiatan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan pelayanan perumahan yang layak huni bagi penduduk miskin agar hidup lebih sejahtera.

Kemudian, terkait dengan program Listrik Masuk Desa (Lisdes), Heri melihat belum terjadi pemerataan pasokan listrik di Jawa Barat.

“Ternyata, ada beberapa wilayah di kabupaten/kota Jawa Barat yang belum mendapat aliran listrik. Hal ini menjadi ironi karena Jawa Barat adalah termasuk penghasil aliran listrik yang menopang kebutuhan nasional,” tandas Heri. (ADV)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *