PILARINDONESIA.ID – Guna meningkatkan pendidikan di Masyarakat, khususnya warga kelurahan jatikramat Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Calon anggota legislatif (caleg) dari partai persatuan Pembangunan (PPP) dapil 4 (Jatiasih-Pondokmelati-Jatisampurna), Agus Bejo berjanji akan memprioritaskan Pembangunan sekolah menengah atas (SMA).
Menurutnya jumlah sekolah SMA Negeri tidak sebanding dengan jumlah sekolah menengah pertama (SMP), sehingga selalu menjadi persoalan setiap tahun saat penerimaan peserta didik baru (PPDB)
“Jika saya diamanahkan menjadi anggota dewan di Kota Bekasi, yang menjadi prioritas saya adalah mengusulkan penambahan SMA, Saat ini jumlah SMP Negeri dan SMA Negeri di Kota Bekasi tidak seimbang, jumlah SMP Negeri di kota Bekasi ada 60 sekolah, sementara jumlah SMA Negeri hanya 22 sekolah, dengan begitu otomatis setiap tahunnya siswa yang lulus SMP tidak tertampung di SMA”. Terangnya.
Lebih lanjut, pria yang biasa disapa Babeh ini menjelaskan, meskipun untuk SMA kini wewenangnya ada di pemerintah Provinsi, namun pemerintah kota Bekasi juga dapat mengusulkan penambahan SMA.
“Memang sekarang SMA itu ada dibawah pemerintah Provinsi, tetapi sebagai yang punya wilayah, pemerintah kota Bekasi juga dapat mengusukan penambahan. Jika pemprov tidak memiliki anggaran untuk membeli tanahnya, kan kita bisa manfaatin tanah fasos/fasum. Saya rasa tinggal tergantung kita, mau memperjuangkannya atau tidak?,” ungkapnya.
Menurut Agus Bejo, caleg bernomor urut 1 ini, pendidikan tingkat SMA menjadi sangat penting, selain dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia. Politisi Partai Persatuan Pembangunan itu berharap agar bisa merealisasikan usulan dari masyarakat. Mengingat di daerah tempat tinggalnya belum memiliki SMA.
Ia juga menambahkan, Salah satu alasannya maju sebagai caleg, adalah untuk membangun Masyarakat melalui Pendidikan. Selain itu, dirinya juga akan membangun infrastruktur yang saat ini masih dirasa kurang.
“Semoga saya dapat merealisasikan penambahan pembangunan SMA disini (jatkramat,red) yang memang sampai sekarang belum ada SMA. Setiap saya turun ke Masyarakat, hampir semuanya menitipkan adanya penambahan pembangunan SMA jika saya diamanah menjadi anggota dewan,” pungkasnya. (dhit)
